Langsung ke konten utama

DDC INFO : Kaidah Penyelaman

 Hello Buddies !

Ada informasi apa lagi nih?
Yup, informasi mengenai beberapa kaidah-kaidah penyelaman




Menyelam adalah kegiatan yang dilakukan di bawah permukaan air, dengan atau tanpa menggunakan peralatan, untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Nah, sebelum menyelam ada beberapa kaidah yang harus dipatuhi nih buddies! Check yuk!

1. Anda harus dalam kondisi fisik dan men tal yang baik, menyelamlah hanya jika badan dan rohani anda sehat. 
2. Usahakan selalu agar kemampuan renang anda memuaskan. 
3. Jangan   mengadakan   penyelaman   jika anda tidak memiliki sertifikat selam. Jika anda memiliki sertifikat selam, ketahuilah   batas-batas   kegiatan   selam   sesuai dengan kemahiran anda sebagaimana tertera dalam tingkat sertifikat selam anda. 
4. Sangat   dianjurkan  jika   anda  memiliki sertifikat selam "Penyelani bebas" (skin diver) sebelum anda menjadi penyelani "scuba". Hal ini akan sangat membantu penghayatan dan keamanan. Skin Diving bukan merupakan prakwalifikasi sebelum menjadi   penyelani   scuba.   Skin  Diving justru   merupakan  kemahiran  tersendiri yang khusus, namun sejajar dengan keterampilan scuba.
5. Belajarlah keterampilan PPPK khususnya yang berhubungan dengan kemungkinan kecelakaan penyelaman. 
6. Kuasailah   teknik   bantuan   penyelaman (life saving). 
7. Sediakan selalu kotak PPPK yang leng- kap untuk kecelakaan penyelaman (ber- beda dengan kotak PPPK umum). 
8. Ketahuilah keterbatasan kemampuan dan peralatan selam anda. 
9. Periksalah selalu sebelum penyelaman dan pergunakan secara lengkap dan sempurna perlengkapan yang sesuai yang juga berada dalam keadaan sempurna, jangan meminjamkan peralatan selani kepada penyelam tanpa sertifikat selam. 
10. Rencanakan   dengan   baik   penyelaman anda 
11. Kenalilah medan penyelaman dimana anda mengadakan penyelaman, dan hindari kondisi   berbahaya   dan   cuaca   buruk. 
12. Batasi  kedalaman (kurang dari  18 m). 
13. Menyelamlah dengan berpasangan "buddy“ dan tetap bersamanya selama penyelaman. 
14. Kembangkan sendiri dan gunakan selalu komunikasi bawah air dengan mitra selam. untuk dibawah air. 
15. Perlakukan  spear  gun  (bila membawa) sama dengan senjata yang berbahaya bagi nyawa manusia. 
16. Ekualise   tekanan   bawah   air   sebelum sakit mulai terasa. 
17. Keluarlah  dari air jika terluka, merasa lelah atau mulai kedinginan. 
18. Muncullah   kepermukaan   dengan   hati-hati dan dengan cara sempurna. 
19. Bernapaslah   dengan   biasa   dan   wajar (seperti bernapas di udara terbuka) jika nienggunakan peralatan scuba, janganlah bernapas   patah-patah   (skip   breathing) untuk memperpanjang waktu pemakaian udara yang tersedia dalam tabung scuba. 
20. Hindari   dekompresi   terhadap   atau   de- kompresi karena penyelaman ulang, pe nyelaman di ketinggian atau naik pesawat  terbang  setelah  selesai  menyelam. 
21. Gunakan hanya udara yang bersih 
22. Rawat dan perlakukan tabung udara se-bagaimana mestinya. 
23. Service seluruh peralatan sesuai dengan batas   waktu   yang   telah   ditentukan. 

Nah, beberapa point diatas merupakan kaidah-kaidah penyelaman yang harus dipatuhi buddies! Agar penyelaman kalian tetap aman dan nyaman!

Selamat menyelam, buddies!
Waspadadira Anuraga!
DDC, Learn to Dive, Dive to Learn!

sumber : Hadi. 1991. Tinjauan Tentang Penyelaman


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Information Center for Diver

H ello Buddies 🫧, penasaran nggak sih kakak-kakak DDC pernah magang di mana aja? 🤔Let's find out!😉👌 1. Elasmobranch Project Indonesia         Fokus utama didirikannya Elasmobranch Project Indonesia adalah untuk memahami dan melindungi kehidupan laut Indonesia yang luar biasa khusunya konservasi Elasmobranchii. Kegiatan di Elasmobranch Project Indonesia salah satunya adalah menjadi e numerator/data entry yaitu melakukan survey dan pencatatan aspek biologi terhadap elasmobranch yang tertangkap oleh nelayan di Pulau Karimunjawa. Former interns from here       Athhar (AT 8)         Dina (AT 7)     IG: @athharmr       IG:  @ Dinarrdeep 3.  ReShark          Tempat magang lain yang berkaitan mengenai hiu yaitu  ReShark - StAR project merupakan project rewilding hiu belimbing (Zebra/Leopard Shark) di Raja Ampat. Kegiatan internship di ReShark...

Sejarah UKM Renang dan Selam Discovery Diving Club

Berawal dari keinginan mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan Universitas Jenderal Soedirman (FPIK UNSOED) pada tahun 2015 untuk membuat suatu wadah dibidang penyelaman FPIK UNSOED. Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan FPIK UNSOED (Himakel) periode V dibawah kepemimpinan Tito Sulistiantoro membuat subdivisi selam di divisi Riset dan Teknologi Himakel (Ristek Himakel). Adapun koordinator divisi Ristek yaitu Rafid Arifuddin Shidqi dan staff di subdivisi selam Ridho Zul Fakhri, Guntur Gumilar Putra, dan Agung Suryanata Kemudian subdivisi selam mengadakan sertifikasi selam di Tulamben Bali, Indonesia bersama instruktur Bonifacius (SSI) yang diikuti oleh 12 orang yaitu: Dennis, Shendi, Widya, Ersha, Guntur, Ami, Rifat, Rafid (sebagai peserta sertifikasi) dan Ridho, Tito, Barkah, Agus, Andre (sebagai pendamping). Kemudian pada malam hari tanggal 05 Oktober 2015 diadakan rapat yang diikuti 12 orang ditambah 1 instruktur untuk membuat klub selam dan ketuanya. Malam itu ditetapkan bahwa telah dibuat k...

CTI-CFF (Coral Triangle Initiative On Coral Reefs, Fisheries, and Food Security)

  CTI-CFF (Coral Triangle Initiative On Coral Reefs, Fisheries, and Food Security)      Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF) adalah kemitraan multilateral dari enam negara yang bekerja sama untuk mempertahankan sumber daya laut dan pesisir yang luar biasa dengan menangani isu-isu penting seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, dan keanekaragaman hayati laut. CTI-CFF juga telah melakukan serangkaian kegiatan yaitu: 1.  Usaid Sustainable Coral Triangle      Tujuan dibuat ini untuk mengatasi ancaman-ancaman di Segitiga Terumbu Karang ini, Badan Pembangunan Internasional Misi Pembangunan Regional Amerika Serikat untuk Asia (USAID/RDMA) meluncurkan Segitiga Terumbu Karang Berkelanjutan USAID untuk secara langsung mendukung Inisiatif Segitiga Terumbu Karang untuk Terumbu Karang, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (CTI). -CFF) sebagai pemimpin regional dalam konservasi keanekaragaman hayati laut. 2.  In...